Sesungguhnya kepo itu kadang jadi obat ketika lagi 'capek' sama Tembalang dan seisinya. Misal, hasil kepo kita menunjukkan kalau si X ini ternyata baru dinobatkan lolos jadi peserta PIMNAS mengalahkan ratusan bahkan ribuan mahasiswa lainnya. Si Y ternyata sekarang lagi menjalankan bisnis jilbab. Si Z ternyata sekarang jadi berhijab. Mengetahui apa yang telah mereka capai terkadang membuat saya sadar kalau saya, pokoknya, harus berubah semakin baik dari waktu ke waktunya. Jangan mau kalah, paling tidak, sama diri saya yang dulu, yang mungkin pernah lebih baik daripada hari ini. Itu namanya rugi. Berarti saya harus buru-buru sadar keburu saya 'gulung tikar'. #JanganCumaWacanaJeng! Nah, kalau gitu kan berarti kepo-nya jadi bermartabat. Hehe