Waktu SD, aku punya teman namanya Ma'rifah Larasati. Entah gimana ceritanya, ada temanku yang waktu itu masih sulit ngeja, nulis nama "Larasati" jadi "Tatasi". Meski awalnya temanku itu diejek habis-habisan, tapi sampai saat ini nama "Tata" malah kita pakai untuk manggil "Laras".
Enam tahun bareng, akhirnya kita pisah pas SMP. Sejak saat itu aku nggak pernah ketemu Tata lagi. Sampai akhirnya tahun 2009/2010 pas penerimaan siswa baru, di lapangan SMAN 4, aku liat sosok yang nggak asing, "Tataaa!!!!"
Dia adalah Tatasi-ku tahun 2000.
Canggung, maklum udah lama nggak ketemu kali, ya. Eh, nggak taunya kita sekelas lagi. Sejak saat itu, sampai saat ini, Tata jadi temanku kembali. Teman yang aku nggak nyangka kalau kita bakal selama dan sedekat saat ini.
Dari kanan ke kiri. Tata, Mira, aku.
Foto diambil waktu kelas 10. Lagi acara pesantren kilat di Masjid Al Barkah.
Banyak hal yang udah kita laluin bareng. Ya nggak cuma sama Tata doang sih, yang lain juga ada. Dari mulai 2009 foto-foto di genteng rumah Mira, ke bookfair untuk pertama kalinya, dan hal-hal 'pertama kali' lainnya. Sampai 2019 ini, kita kembali ke rumah Mira dengan agenda yang berbeda: Ta, persiapannya udah sejauh apa? Apa yang bisa kita bantu? ;)
Dari kanan ke kiri. Mira, Mella, Tata, Ajeng, Ika. Foto diambil Mei 2019. Pulang kerja.
Yang entah kenapa saking pengennya kita ketemuan. Padahal masih ada hari sabtu/minggu.
22 Desember 2019 : Tata Menikah
"Mel, Tata udah mau nikah. Ternyata kita udah tua, ya?"
"Iya, jeng."
Tata adalah orang yang mungkin paling jarang curhat diantara kita. Atau mungkin kamu curhatnya ke geng yang lain ya, Ta? wkwk. Waktu tau kalau ada laki-laki yang berniat serius sama Tata, kita ikut kegirangan. Walau kita nggak kenal orangnya, karena ternyata itu kakak kelas Tata di Unpad, kita yakin bahwa dia adalah orang yang hebat dan tepat untuk Tata. Insya Allah.
Aku kehabisan kata-kata untuk ngungkapin perasaan bahagia ini buat Tata. Rasanya kayak aku diberi ruang untuk menyaksikan mimpinya. Lebay, ya? Tapi emang kayak gitu dah rasanya.
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِى خَيْرٍ
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Baca selengkapnya https://muslimah.or.id/10949-mendoakan-pengantin-dengan-kalimat-samawa.html
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Baca selengkapnya https://muslimah.or.id/10949-mendoakan-pengantin-dengan-kalimat-samawa.html
"Mudah-mudahan Allah memberkahi engkau dalam segala hal (yang baik) dan mempersatukan kamu berdua dalam kebaikan”
Ta, walaupun kamu udah jadi istri orang, dalam pandanganku kamu adalah Tata tahun 2000 :)
YaAllah....YaAllah ya Ajeng. Kamu juga adalah kavaradatava ku yang dulu ku susah nyebutnya
BalasHapus