Langsung ke konten utama

Postingan

Tentang Bapak

Bapak tiba-tiba, tiap aku di kamar seharian depan laptop, "Jeng, ini sate." Bapak tau Ajeng suka sate. Bapak tiba tiba, tiap aku di kamar ngunci pintu, "Jeng, ini es." Bapak tau Ajeng suka es coklat. Bapak tiba-tiba, tiap aku mau berangkat kerja, "Jeng, bensin udah diisi. Jangan suka mepet-mepet belinya." Bapak tau Ajeng suka nekat isi bensin pas udah kedap-kedip. Bapak tiba-tiba, waktu aku persiapan aktualisasi latsar, "Jeng, kapan acaranya? Bapak beli boneka tangannya tapi dari Surabaya." Bapak tau Ajeng perlu properti. Bapak tiba-tiba, waktu aku ulang tahun ke 27 kirim pdf , "Met Ulang Tahun buat Anakku. Semoga dengan bartambahnya usia. Kamu senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan dan dimudahkan segala urusannya. Bapak berdoa semoga kamu sukses dalam karier, semakin solehah dan lebih bisa bermanfaat bagi orang lain dan keluarga. Tak lupa bapak selalu mendoakan semoga kamu menjadi pribadi yang semakin dewasa, bisa mengayomi dan menj...

Anggota Baru 2021

Ibu : Kamu kalau ngelus kepalanya apa yang kamu rasain? Ajeng : Maksudnya? Ibu : Iya. Disini (nunjuk dada). Kamu merasa sesuatu nggak? Ajeng : Apaan emang? Ibu : Ibu ngerasa kalau lagi ngelus kepalanya, terus dia lihat ke ibu, ibu kayak sama anak kecil. (Hening sejenak) Ajeng : Oke. Aku emang keturunan ibu (dalem hati)

Adikku Sudah Besar

Adikku sudah besar. Sore ini dia bangunin aku untuk sholat ashar. Nggak seperti biasa, bukan dengan suara gaduh yang sengaja dibuat, tapi dengan sentuhan lembut di tangan.  "Mba, bangun mba, udah ashar," Suara itu mengiringi sentuhannya. Aku buka mata. Bangun dengan hati yang....malu. Harusnya aku yang ngasih contoh, tapi ini sebaliknya. Dulu, seusianya, mungkin aku belum rajin sholat, apalagi sampai ngingetin orang untuk sholat, kayaknya nggak kepikiran.

Tata Tahun 2000

Waktu SD, aku punya teman namanya Ma'rifah Larasati. Entah gimana ceritanya, ada temanku yang waktu itu masih sulit ngeja, nulis nama "Larasati" jadi "Tatasi". Meski awalnya temanku itu diejek habis-habisan, tapi sampai saat ini nama "Tata" malah kita pakai untuk manggil "Laras". Enam tahun bareng, akhirnya kita pisah pas SMP. Sejak saat itu aku nggak pernah ketemu Tata lagi. Sampai akhirnya tahun 2009/2010 pas penerimaan siswa baru, di lapangan SMAN 4, aku liat sosok yang nggak asing,  "Tataaa!!!!" Dia adalah Tatasi-ku tahun 2000.

Mella Mahasantai

Mella terniat bawain kita kacamata. Oktober 2016, aku lulus kuliah S1. Beberapa bulan setelahnya, aku dapet kerja. Alhamdulillah . Akan sangat kurang ajar kalau aku masih bisa ngeluh. Lega? Pasti. Tapi, sebagai orang yang selalu-mikirin-apapun, ada hal lain di pikiranku. Ini bobotnya besar banget: Teman-temanku belum lulus. Mella, salah satunya. "Mel, kapan lulus?" Awalnya kalimat itu selalu aku, dan mungkin beberapa orang lainnya, tanyain ke Mella. Reaksi dia cuma ketawa sambil bilang "nggak tau nih" . Jeng, sadar, pertanyaan tentang "Kapan" sama sekali nggak membantu Mella. Coba diganti jadi "Mel, apa yang bisa aku/kita bantu biar kamu bisa lulus tahun depan?" . Oke, aku coba. Jawabnya? Masih "nggak tau." Aku nggak menanyakan itu sekali-dua kali. Berkali-kali bahkan sampe Mella bosen sendiri. Tapi jawaban dia masih selalu, "nggak tau, jeeng".  Mella pernah tiba-tiba nangis di McD gara-gara aku tanya "Ke...

Bu, Pak, Ajeng Sempro!

Kamu mau apa ? / Ini pak, saya cuma mau ngasih revisian kuesioner. / Cuma…cuma… / Eh iya enggak pak…enggak cuma… Sempro ya. Senin atau Selasa. / Oh iya, pak. / Kalau nggak ada panggilan dari Dekan. / *lemes* Ini jadi nggak yak Sempro ? Kalau nggak ada panggilan Dekan ? 2 Mei hari pendidikan ? Aaak ! *nggak bisa tidur* Kamu udah ngingetin bapaknya ? / Belum / Itu kemarin Nina minta bimbingan Senin, kata bapaknya nggak bisa karena harus ke Pasca. / *langsung line bapaknya* *cuma di read* *nggak dibales sampai hari H* Loh mbak, mbak disini ? Ini ruangan udah saya pinjem. / Kamu udah ngisi buku di depan ? / Saya udah ngurus di Unit Skripsi. Peminjamannya disana. Mba udah ? / Saya kan bukan skripsi. Magister / Kamu mau apa ? Sidang ? / Saya Sempro / Ini mau Semhas / *Senior selalu benar* Bapaknya belum dateng-dateng ? / Belum / *Kalau nggak ada panggilan Dekan* Maksud kamu apa Sempro nggak bilang-bilang !!! Ya jahat aja Sempro nggak bilang-bilang. Aku sedih dia nggak cer...

Bukan Jual Gorengan

Jeng, mau pesen buku dong. Buat kapan ? Besok. Dikira jual gorengan -.- -- Jeng, kok mahal banget.. Maunya berapa ? Sepuluh ribu. Belum desain-nya yang beda-beda, belum maunya yang cepet-cepet. Laundry aja yang kilat harganya mahal -.- -- Jeng, mau pesen lagi. Kamu yakin ? Kan di aku harganya mahal. Eh iya juga. Makasih ya, jeng. -- Jeng, mau pesen lagi. Buat kapan ? Sejadinya aja, jeng. Oke, minggu ke-dua Mei ya ! Lama banget jeeeng… -- Jeng, mau pesen dong. Desainnya gimana ? Terserah kamu jeng, yang menggambarkan aku.